"Subsidi Listrik Tetap Diberikan Kepada Masyarakat Tidak Mampu" - Kementerian ESDM - Nusantara Renewable Energy Club

Post Top Ad

Thursday, May 4, 2017

"Subsidi Listrik Tetap Diberikan Kepada Masyarakat Tidak Mampu" - Kementerian ESDM

Kementerian ESDM melansir pernyataan resmi pemerintah menanggapi isu kenaikan harga tarif dasar listrik yang telah berkembang di media sosial maupun di kanal berita. "Pelanggan 450 VA dan 900 VA yang tidak mampu tetap menerima subsidi 100%. Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah membuat subsidi listrik menjadi tepat sasaran, bukan menambah beban masyarakat. Subsidi hanya diberikan kepada masyarakat tidak mampu yang memang perlu dibantu," ungkap Kepala Biro Komunikasi Kementerian ESDM, Sujatmiko, di Jakarta, Senin (1/5). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tarif listrik untuk masyarakat tidak mampu, tetap disubsidi dan tidak naik pada 1 Mei 2017. Sebanyak 4,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang tidak mampu tidak mengalami kenaikan tarif dan tetap disubsidi. Demikian halnya dengan 27 juta pelanggan listrik rumah tangga 450 VA juga tidak mengalami kenaikan. Rumah tangga tidak mampu tersebut menikmati tarif listrik bersubsidi dengan membayar sekitar Rp 605/kWh untuk golongan 900 VA dan Rp 415/kWh untuk golongan 450 VA.

Langkah ini diambil pemerintah setelah data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan hasil verifikasi PLN menunjukan hanya 4,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang layak disubsidi. Sehingga terdapat sekitar 19 juta pelanggan dari total 23,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang tidak layak disubsidi dan mengalami penyesuaian tarif. Penyesuaian tarif listrik golongan rumah tangga 900 VA secara bertahap tiap 2 bulan menuju tarif keekonomian. Penyesuaian tarif listrik ini tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Berdasarkan aturan tersebut, penyesuaian tarif akan terjadi pada 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017, dengan perubahan sekitar 30% pada setiap tahapnya. Tarif listrik rumah tangga 900 VA rumah tangga mampu per 1 Januari 2017 disesuaikan menjadi Rp 791/kWh. Kemudian pada 1 Maret 2017 disesuaikan lagi menjadi Rp 1.034/kWh. Terakhir pada 1 Mei 2017 disesuaikan lagi dari Rp 1.034/kWh menjadi Rp 1.352/kWh.

Namun, sebagian masyarakat di dunia maya atau lebih dikenal dengan sebutan Netizen memprotes kenaikan harga listrik yang merupakan akibat dari pencabutan subsidi kepada salah satu golongan pelanggan PLN seperti pada laman https://www.harianpublik.com/2017/04/listrik-mencekik-tarif-naik-100-dalam-7.html. 

Apapun itu kebijakannya, Pemerintah wajib memutuskan dan melaksanakannya demi kebaikan kemaslahatan warganya.

Sumber : https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/subsidi-listrik-tetap-diberikan-kepada-masyarakat-tidak-mampu


No comments :

Post a Comment

ads2